Terbuai aku dalam gulita malam
Kata yang tak segera tertumpah makna
Memaksa lari, mengejar jawaban yang menjauh
Terlalu banyak konklusi tentang
Bagaimana menyingkapi sebuah garis pembatas
Bernama perbedaan yang kini kian tak berujung
Dan ini semakin menjadi!
Kepada siapakah aku harus melemparkan sembah?
Kemanakah aku harus meletakkan pasrah?
Benarkah Kau hanya satu?
Esa yang takkan terbagi?
Lantas siapa yang menjadi garis batas pedang dan panah?
Lantas mengatas namakan siapa
mereka yang mengoyak belati atas jiwa sesamanya?
Memotong telinga, mencabik dan mengarak domba pasrah?
Siapa yang mereka teriakkan saat genderang perang bergaung di langit?
Kepada siapakah aku harus melemparkan sembah?
Kemanakah aku harus meletakkan pasrah?
stagnansi atas sebuah pencarian
This entry was posted on 5.10.12 and is filed under LANTUNAN KATA. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response.